Edit Postingan
Judul (topik ilmu pengetahuan umum)
Isi (singkat)
Cara menghitung ukuran jaring tersebut didasarkan pada kondisi regangan penuh (fully stretched) sebelum dipasang pelampung atau pemberat. Arti dari spesifikasi jaring adalah: 1. Twine (Ketebalan benang): 0.12 mm (sangat tipis, biasanya untuk jaring rami/senar halus). 2. Mesh Size (Ukuran mata): 2½ inci atau 6,35 cm per mata jaring. Depth (Kedalaman): 100 MD (100 mata jaring ke bawah). 3. Length (Panjang pabrik): 100 Yards atau 91,44 meter. 4. Stretching (Arah regangan pabrik): YOKO artinya jaring ditarik/diregangkan secara horizontal (melebar) saat proses pemanasan di pabrik. Hal ini membuat mata jaring cenderung menutup ke samping secara alami saat terpasang. Berikut adalah cara menghitung ukuran dimensi jaring: 1. Menghitung Kedalaman Jaring Maksimal (Vertikal) Untuk menghitung kedalaman jaring saat ditarik kencang secara vertikal, kalikan Mesh Size dengan Depth (MD). Rumus: Mesh Size × Depth (MD) Hitungan: 6,35 cm × 100 MD = 635 cm Hasil: 6,35 meter (Kondisi ditarik tegak lurus penuh). 2. Menghitung Panjang Jaring Maksimal (Horizontal) Panjang jaring dalam kondisi pabrik sudah tertera dalam satuan Yards. Anda hanya perlu mengonversinya ke meter. Rumus: Jumlah Yards × 0,9144 Hitungan: 100 Yards × 0,9144 Hasil: 91,44 meter (Kondisi ditarik lurus penuh). Perhatian Penting: Ukuran Terpasang (Pengerutan / Hanging Ratio) Ketika jaring dipasang pada tali ris (tali atas/bawah), jaring tidak boleh dipasang tegang 100% karena mata jaring akan menutup dan tidak bisa menangkap ikan. Jaring harus dikerutkan (shrunk). Umumnya, nelayan menggunakan shortage ratio (pengerutan) sekitar 30% - 40% untuk jenis regangan YOKO agar mata jaring membuka sempurna berbentuk belah ketupat: Panjang efektif terpasang: Menjadi sekitar 55 – 65 meter (dari panjang asal 91,44 meter). Kedalaman efektif air: Menjadi sekitar 4,5 – 5,2 meter (dari kedalaman asal 6,35 meter karena jaring akan memendek secara vertikal saat melebar).
Password
Simpan Perubahan
Batal