Edit Postingan
Judul (topik ilmu pengetahuan umum)
Isi (singkat)
Perbedaan utama ini terletak pada sifat biologis dan jenis akar rimpang (rhizome) bambu yang dipengaruhi oleh kondisi iklim di masing-masing wilayah.Inilah alasan mengapa bambu di Indonesia banyak berumpun sementara di China menyebar: Bambu Simpodial (Berumpun): Jenis ini banyak tumbuh di Indonesia dan wilayah tropis. Akar rimpangnya tumbuh pendek dan rapat, sehingga tunas-tunas baru (rebung) muncul tepat di sebelah batang induknya dan membentuk rumpun yang padat. Contohnya adalah bambu petung dan bambu apus. Bambu Monopodial (Menyebar/Menjalar): Jenis ini mendominasi wilayah subtropis seperti China. Akar rimpangnya tumbuh horizontal menjalar di bawah tanah hingga beberapa meter. Tunas rebung baru akan muncul secara acak dan terpisah-pisah di sepanjang jalur akar, sehingga pertumbuhannya terlihat menyebar seperti hutan terbuka alih-alih berumpun. Sistem akar bambu China yang menyebar ini membuatnya tumbuh secara agresif dan invasif. Jika tidak dikendalikan, populasinya dapat menyebar kemana-mana. Oleh karena itu, di China kegiatan memanen rebung dan penebangan bambu secara berkala juga berfungsi untuk mengontrol pertumbuhannya.
Password
Simpan Perubahan
Batal